Serba-Serbi

Makna Cinta | 25 Maret 2009

Semua orang pasti pernah merasakan cinta. Namun dapatkah Anda menjelaskan apakah arti cinta sebenarnya?

Sebagian dari kita merasa sudah menemukan cinta disaat jantung berdebar keras walau hanya sekilas melihat orang yang dicinta. Yang lain menamai perasaannya dengan nama cinta ketika merasa nyaman saat berada disampingnya. Yang lain juga mengatakan cinta saat rindu mulai menyerang dan membuat makan dan tidur menjadi susah. Semua perbedaan ini membuat makna cinta yang sebenarnya menjadi kabur.

Apabila cinta itu diindikasikan dengan debaran jantung, apakah disaat jantungmu tidak lagi berdebar keras ketika menatap yang dicinta, itu berarti perasaan cintamu sudah hilang? Ketika cinta adalah kenyamanan, maka apakah saat kau dilanda masalah, rasa cintamu hilang seiring dengan perginya rasa nyaman? Rindu timbul karena adanya rasa kehilangan, rasa kehilangan muncul bukan hanya karena nilai dan kedudukan sesuatu yang hilang itu, tetapi juga disebabkan seringnya kau berinteraksi dengan sesuatu itu. Lalu, bagaimana menjadikan rindu sebagai tolak ukur cinta?

Betapa jelasnya tergambar bahwa cinta amat sulit untuk dijelaskan. Mencoba mencari makna cinta hampir sama sulitnya dengan menjelaskan keberadaan Tuhan. Karena Tuhan adalah sumber cinta, kau hadir karena Tuhan cinta padamu, maka Tuhan adalah cinta, dan cinta adalah Tuhan.

Ketika kau tidak rela orang yang kau cinta dekat dengan seseorang yang lain, itu bukan cinta, itu rasa cemburu. Ketika kau memamerkan dengan bangga orang yang kau cinta, itu bukan cinta, itu kesombongan. Ketika kau rela mati demi orang yang kau cinta, itu bukan cinta, itu kebodohan yang nyata.

Lantas, cinta itu apa?

Saat kau tertawa disaat dia tersenyum, itulah cinta. Saat kau menangis saat dia bersedih, itulah cinta. Saat kau merelakannya maju dan tetap mendukungnya dari belakang, itulah cinta. Saat kau bangga akan keberhasilannya dan tidak menyesali kegagalannya, itulah cinta. Saat kau mampu mempercayainya saat ia tak dapat mempercayai dirinya sendiri, itulah cinta. Ketika kau selalu siap sedia memaafkan kesalahannya sebelum ia meminta maaf, itulah cinta. Ketika kau tidak mau disakiti dan selalu berusaha untuk tidak menyakitinya, itulah cinta. Ketika kau melihat dirinya walaupun ia memakai topeng ataupun dikelilingi dinding yang tinggi, itulah cinta. Ketika kau tidak pernah memilih mati karena kau tahu bahwa keberadaan dan kehidupanmu akan sangat berarti untuknya, itulah cinta. Ketika kau merasa marah saat ia bertindak bodoh, itulah cinta. Ketika kau rela berlari jauh hanya untuk memberinya kekuatan, itulah cinta. Dan ketika kau tidak mampu lagi menjelaskan arti cinta, itulah cinta.

Cinta tak pernah menuntut apa-apa. Cinta memberi tanpa diminta. Cinta tak pernah cukup hanya dengan berkata “Aku Cinta Padamu…”.

Tapi cinta harus dapat terpancar dari setiap inci tubuhmu. Cinta sebenarnya tidak buta, karena dengan cintalah kau mampu melihat kepada siapa kau jatuh cinta…..


Ditulis dalam Cinta

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

    Kalender

    Maret 2009
    S S R K J S M
        Apr »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Berbagi Itu Baik

    Di dalam Blog ini, saya paparkan segala informasi yang kuketahui dan yang kudapatkan. Memang hanyalah Blog sederhana, namun akan sangat berarti bagi beberapa orang. Kirimkanlah komentar, saran dan kritik anda, sehingga Blog saya akan menjadi lebih baik lagi ke depannya... Terima Kasih....

    Klik tertinggi

    • Tak ada

    Statistik Blog

    • 13,284 hits
%d blogger menyukai ini: